cerpen sedih
-
Tentang Kita yang Tak Mengerti Makna Kompromi
Jujur, sejak pernah mengalami perasaan ini, aku tak ingin kembali merasakan perasaan ini. Perasaan menyedihkan. Ingin meminta ruang dan waktu tapi tak ingin terlihat mengemis kala tak ada sapa yang berbalik. Nyatanya, manusia memang nggak bisa bergantung sama manusia lain walaupun ada istilah manusia nggak bisa hidup tanpa manusia lain. Kontradiktif. Saat tanganku terulur dan… Continue reading
-
Cerpen – Berbagi Hal yang Tak Ingin Dibagi
Suara kaki yang beradu dengan lantai terdengar sangat cepat di sebuah koridor sekolah. Kaki yang berasal dari seorang perempuan yang hari itu rambutnya di kuncir kuda terus berlari menuju halaman belakang sekolah. Koridor itu nampak sepi, karena beberapa kelas diminta berkumpul di aula sekolah. Sesampainya di halaman belakang sekolah yang juga nampak sepi, perempuan… Continue reading
-
Cerpen – Pertemuan itu Menuju Akhir
Gadis cantik berkerudung pink terlihat sedang memangku kertas-kertas dengan beberapa coretan. Sesekali melihat ke arah gedung tinggi di depannya. Gedung Fakultas Seni Rupa dan Desain. Gadis itu sedang menunggu seseorang yang ada di dalam gedung tersebut. Ia melihat dan membaca kertas-kertas yang ada digenggamannya dan sesekali terlihat mengkerutkan kening. Tak lama datang seorang lelaki dengan… Continue reading
-
Cerpen – Waktu Berlalu, Aku Tetap Tinggal
Mereka berjalan dengan santai tanpa adanya percakapan. Seolah tau bahwa tempat ini memang seharusnya tenang dari kebisingan. Setelah manaruh tas di tempat yang telah disediakan, mereka berjalan menuju lift yang berada di samping tangga darurat. “Lantai empat kan?” Tanya gadis berkerudung abu-abu, Gia. Seseorang di sampingnya mengangguk, “Iya.” Setelah lift itu berhenti dan… Continue reading
-
Fiksi Mini – Pikir Nara tentang Nikah

Cerita ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf apabila ada nama tokoh, kejadian, tempat kejadian, ataupun waktu kejadian yang sekiranya sama. Karena mungkin, hal-hal seperti ini pernah terjadi kepada seseorang di luar sana. — Pernah gak kalian berpikir tentang suatu hal, tapi setelah itu, ya kira-kira sehari atau dua hari setelahnya kalian menganggap itu sebuah pikiran… Continue reading
-
Cerpen – Sepenggal Kisah Dalam Meraih Mimpi
Cerita ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf apabila ada nama tokoh, kejadian, tempat kejadian, ataupun waktu kejadian yang sekiranya sama. Karena mungkin, hal-hal seperti ini pernah terjadi kepada seseorang di luar sana. Happy reading 😉 — Senja saat itu ditutup dengan awan kelam. Sesekali terlihat kilatan petir diiringi hentakan gemuruh yang mengalahkan suara bel yang terdengar… Continue reading
-
Fiksi Mini – Perkenalan Singkat
Suara teriakan dan obrolan-obrolan dengan volume suara yang berisik tidak mengganggu aktifitas gadis berkerudung hijau tosca itu. Melihat dan memainkan gadget-nya dengan asik, entah apa yang ia lihat. Ia terlalu hanyut sampai tak merasa terganggu dengan suara berisik di ruangan ini. Sesekali ia tertawa setelah melihat atau membaca apa yang ia lihat di gadget-nya. Seorang… Continue reading
