ceritatama
-
Fiksi Mini – Kata yang Sulit Terucap
Katanya, mengucapkan tiga kalimat sakti -maaf, tolong, dan terimakasih- harus dimulai dari sejak kecil. Namun, seperti hal itu tak berpengaruh untuk Tama. Lahir sebagai anak pertama dengan berbagai keharusan yang menghantui membuatnya susah menggunakan salah satu kata sakti itu. Tolong. Seperti hal yang susah untuk diucapkan. Bahkan dalam keadaan sulit, ia akan tetap mencoba dulu,… Continue reading
-
Fiksi Mini – Pikiran Negatif itu Terus Mengakar
Tama termenung di kamarnya. Berbagai pertanyaan menyelinap dalam pikirannya memaksanya untuk bertanya, tapi ia enggan, lebih karena takut akan mendapat jawaban yang tak dia inginkan. Tapi pertanyaan itu selalu berputar-putar dalam kepalanya, setiap hari pertanyaan itu semakin besar, “Apa yang salah dalam dirinya?” atau lebih tepatnya, “Apa yang salah dari dirinya sampai mereka memperlakukan… Continue reading
-
Fiksi Mini – Lelah Ingin Keluar!
Tama mengerjapkan matanya. Mencoba terbiasa dengan cahaya lampu kamarnya yang masih gelap lalu perlahan mulai mengumpulkan kesadarannya. Setelahnya, sebelum seorang suara teriakan meneriakkan namanya, ia bergegas duduk sebentar dan langsung mengambil ikat rambut yang berada di atas meja belajarnya. Suara kunci kamarnya yang diputar, menandakan ia siap untuk menjalani hari ini #diRumahAja. Sejujurnya,… Continue reading
-
Fiksi Mini – Jalan-Jalan!
Apakah kalian suka jalan-jalan? Bukan jalan-jalan yang seperti muter-muter keliling komplek ya, tapi jalan-jalan mengunjungi tempat atau kota baru yang belum pernah kalian datangi. Jika ditanya gitu, Tama akan jawab sangat suka. Tama senang sekali bila bisa pergi ke tempat-tempat baru dan mengetahui keberagaman budaya di sana. Makanya, setiap tahun ia selalu berusaha… Continue reading
-
Fiksi Mini – Ironi!
Sang surya bersinar pagi ini. Ramah senyumnya membuat tubuh ini menghangat. Pengepak sayap di angkasa bersiul indah. Bersiap memulai hari ini dengan indah. Tama bersiap dengan tas yang menempel erat di punggungnya. Setelah mengunci pintu kamar kosnya dengan rapat dan benar, ia melangkah menjauhi tempat ia tinggal selama kuliah itu. Pagi ini, Tama… Continue reading
-
Fiksi Mini – Terima Kasih!

#ceritaTama is back! Kali ini cerita tentang Tama yang bergabung pada suatu perkumpulan di kampusnya. Suatu ketika Tama ingin sekali ikut sebuah kumpulan entah organisasi atau kepanitiaan tertentu. Ia pun akhirnya mengikuti kriwilclub. Ini semacam perkumpulan orang yang rambutnya kriwil atau ingin punya rambut seperti itu. Jujur saja, sebenarnya rambut Tama tidak kriwil, tapi… Continue reading
-
Fiksi Mini – Menerima / Mengubah?

Pernah tidak kalian merasa kesepian di tengah keramaian yang ada disekitar kalian? Beberapa hari yang lalu teman Tama, Mawar, mengatakan itu padanya. Saat mereka sedang mengobrol dan berbincang tentang sesuatu, Mawar yang dari awal diam saja tidak bergabung pada pembicaraan tiba-tiba menyeletuk, “Kok gue merasa kesepian ya?” Tama dan temannya yang lain lalu memperhatikan Mawar.… Continue reading
