Pagi ini aku mengikuti acara yang cukup seru melalui Zoom Meeting. Iya, pas kemarin tau ada acara ini aku memilih lewat online karena pagi dan aku nggak bisa hadir langsung. Kalau kalian ingat, aku pernah bahas tentang wadah Menjadi Tenteram. Nah, salah satu acara yang menarik minggu ini adalah Mindfulness dengan tema bahasan “Segala yang Tertunda karena Rasa Malas, Akankah Menunggu?”
Berangkat dari perasaanku yang agak kompleks belakangan ini. Tentang banyak hal yang belum terjadi, aku mendaftarkan diri. Kadang ada kalanya kita merasa energi terlalu tinggi, sehari tuh bisa melakukan banyak hal, padahal sebelumnya nggak ada tuh nulis jadwal hari ini akan gini-akan gitu. Tapi tau-tau selesai banyak atau bisa dibilang produktif banget. Ada juga hari-hari yang sudah disusun jadwalnya malah mager dan nggak jalan sama sekali.
Baca juga: Stress Relief yang Menenangkan Bareng Tenteram
Kenapa Rasa Malas Muncul?
Mindfulness yang baru pertama kali aku ikuti ini berjalan dengan seru. Nggak cuma menjawab pertanyaan dari tema bahasan tersebut, tapi juga kita belajar menerima dan mengakui bahwa ada kalanya kita merasa malas dan itu nggak apa-apa. Rasa lelah dan tekanan yang terlalu berat membuat badan lebih mudah capek, tidak adanya rencana untuk masa depan juga membuat malas karena nggak tau nih kita harus apa, yang ada malah membuat tubuh malas gerak.
Rasa malas dapat terjadi karena kita berekspektasi dan menganggap apa yang ingin kita kerjakan dengan pikiran rasa tidak nyaman. Padahal belum tentu, ya mungkin bisa saja iya, tapi nggak selalukan? Kalau terus dibiarkan, rasa malas ini akan membuat kalian terus menunda bahkan lalai dalam pekerjaan. Makanya nggak jarang juga manajemen waktu yang buruk dan kurang peduli sama sekitar juga bisa menjadi dampak dari rasa malas. Malas adalah kurangnya kita berlatih dalam menyelaraskan dengan diri.
Padahal banyak hal yang cuma perlu dijalanin atau bahkan pikiran liar dan ekspektasi itu hanya ada dikepala. Kita baru pertama kali hidup di dunia, begitupun orang lain. Kita perlu sadar kalau kita saat itu mungkin sedang malas dan menghadapi rasa malas itu. Kita perlu menyadari apakah ekspektasi itu perlu dituruti atau dikelola.
Mengenali Rasa Malas dan Mengelolanya

Ada yang bisa mengontrolnya ada juga yang belum bisa menghadapinya. Dalam sesi ini kita juga belajar mengenali rasa atau perilaku ketika kita malas. Rasa malas ini bisa terjadi pada siapa saja. Lelah itu, capek itu merupakan perasaan yang tidak nyaman. Berlatih menyadari rasa malas ini akan membuatmu mengenali apa saja penyebab dan cara mengatasinya.
Misalnya dari tubuh yang merasa lemas, lelah, capek, mager, energi rasanya turun, bahkan badan bisa saja menjadi dingin. Untuk mengatasinya, salah satu caranya ketika kamu berencana maka buatlah planning dengan baik tanpa sambilan dengan yang lain. Fokus hanya pada rencana tersebut.
Sesi ini ditutup dengan latihan pernapasan yang diajarkan Mba Siska. Mengikuti instruksi yang diberikan sambil merelakskan badan yang lelah pagi ini. Melalui teknik pernapasan ini kita berlatih untuk menerima dan mensyukuti diri sendiri. Kalau dengan healing dapat menyembuhkan maka healing minfulness hari ini adalah kembali ke kita. Mengajak kembali ke diri sendiri.
Nah, buat kalian yang mau mengikuti sesi mindfulness dengan tema bahasan yang lain, kalian bisa langsung cek instagram Tenteram untuk melihat jadwal yang akan datang.
—
–23Ags2024


Tinggalkan Balasan