Fiksi Mini – Menerima / Mengubah?

Pernah tidak kalian merasa kesepian di tengah keramaian yang ada disekitar kalian? Beberapa hari yang lalu teman Tama, Mawar, mengatakan itu padanya. Saat mereka sedang mengobrol dan berbincang tentang sesuatu, Mawar yang dari awal diam saja tidak bergabung pada pembicaraan tiba-tiba menyeletuk, “Kok gue merasa kesepian ya?” Tama dan temannya yang lain lalu memperhatikan Mawar. Btw, Mawar itu teman Tama yang ia ceritakan di tulisan sebelumnya, Warna Pertemanan.

Mawar cerita, ia seperti ada di sana tapi seperti tidak diperhatikan oleh Tama dan yang lain. Setelahnya Mawar menangis. Ia bercerita sekaligus bertanya pada teman-temannya, “Kenapa mereka membuatnya seperti orang asing?” Tama pun terhenyak. Ia mulai berpikir apa yang sudah ia perbuat pada temannya itu.

Mawar, orang baik sebenarnya. Tama akui ia baik. Namun, Tama tak bisa menutup mata dengan segala kesalahan Mawar yang membuatnya malas menanggapi perempuan itu. Mawar yang asal ceplos tanpa mikir perasaan orang, Mawar yang sok sibuk di antara yang lain, Mawar yang sering menyanjung dirinya, Mawar yang kadang bikin Tama naik darah.

Dari semua kesalahan Mawar, Tama tak menyangka akan membuat temannya itu menangis. Sebenarnya mudah sekali buat Mawar berubah dan diterima seperti pada awal mereka kenal. Ia yang memperbaiki diri dan Tama dan temen-temannya yang menerima Mawar apa adanya.

Tama pikir itu harus berjalan seimbang. Tidak bisa hanya Tama yang belajar menerima kekurangan Mawar tapi juga Mawar yang harus memperbaiki diri. Karena kalau hanya Tama dan temannya yang mencoba sabar dengan kekurangan Mawar, tapi Mawar tak memperbaiki diri sama saja, sama-sama menyakitkan. So, kita memang tak bisa meminta orang lain menerima kita apa adanya tapi kita juga harus memperbaiki diri agar diterima dengan layak oleh mereka.

Bagaimana menurut kalian? Apakah pemikiran Tama itu salah?

#Day14
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

-19Mei2019



2 responses to “Fiksi Mini – Menerima / Mengubah?”

  1. Saya sering banget ngalaminya. Merasa sepi di tengah-tengah orang banyak dan merasa ramai saat sedang sendiri. Nah, loh..

    1. Haha. Mba bisa aja 😁

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca