fiksi mini keluarga
-
Fiksi Mini – Kata yang Sulit Terucap
Katanya, mengucapkan tiga kalimat sakti -maaf, tolong, dan terimakasih- harus dimulai dari sejak kecil. Namun, seperti hal itu tak berpengaruh untuk Tama. Lahir sebagai anak pertama dengan berbagai keharusan yang menghantui membuatnya susah menggunakan salah satu kata sakti itu. Tolong. Seperti hal yang susah untuk diucapkan. Bahkan dalam keadaan sulit, ia akan tetap mencoba dulu,… Continue reading
-
Fiksi Mini – Terlangkahi
Suara ramai langkah kaki yang tiada henti dan teriakan kecil membangunkan Bina pagi ini. Membuka matanya lalu perlahan mencoba terbiasa dengan sedikit cahaya yang masuk lewat celah kecil persegi yang ada tepat di atas pintu kamarnya. Pintu kamarnya diketuk kembali. Merenggangkan badannya lalu meraih jam weker yang ada di samping tempat tidurnya. Jam 4.15. Masih… Continue reading
-
Fiksi Mini – Bukan Barang
Dengan tergesa-gesa, anak perempuan itu berlari dari dapur rumahnya bersiap untuk menyambut orang yang beberapa saat lalu memasuki pekarangan rumah. Dengan senyum yang mengembang sempurna di bibir tipisnya, anak itu menggenggam sebuah cupcake yang telah ia siapkan berdua dengan bundanya. Namun, langkah itu tiba-tiba berhenti dan kue mungil di tangannya meluncur dengan bebas begitu… Continue reading
