cerita
-
Beda Tipis!

Pernahkah kalian merasakan terganggu perasaan terganggu dan pertanyaan apakah kalian iri dalam waktu bersamaan? Beberapa hari ini aku merasakan perasaan ini. Beda tipis sekali. Jika ini mengganggu aku kesal. Tapi, beberapa menit kemudian, aku bertanya, aku tidak iri kan? Jujur itu membingungkan pada awalnya. Sampai akhirnya, aku sadar ini bukan iri tapi perasaan… Continue reading
-
Kini Aku Mengerti!

Apa yang kau pikirkan tentang mimpimu yang sekarang dapat tercapai? Tentu kalian senang dan gembira karena dapat mewujudkan satu dari sekian banyak impian yang duhulu hanya kalian impikan. Aku pun juga. Setelah melihat bucket list yang aku tulis saat duduk di bangku sekolah, aku tersenyum kala salah satu impian dapat terwujud. Walaupun tidak sesempurna apa… Continue reading
-
Fiksi Mini – Warna Pertemanan

Ini masih tentang Tama. Jika kemarin tentang ia yang galau, sekarang tentang dirinya dan temannya. Jika ada pertanyaan, ada berapa teman yang dekat dengan dirinya selepas sekolah atau kuliah? Ia akan menjawab dengan cepat bahwa sedikit. Ia hanya mempunyai satu teman dekat yang masih berhubungan dengannya sejak lulus sekolah menengah atas (SMA). Lalu, teman kuliah… Continue reading
-
Fiksi Mini – Pikir Nara tentang Nikah

Cerita ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf apabila ada nama tokoh, kejadian, tempat kejadian, ataupun waktu kejadian yang sekiranya sama. Karena mungkin, hal-hal seperti ini pernah terjadi kepada seseorang di luar sana. — Pernah gak kalian berpikir tentang suatu hal, tapi setelah itu, ya kira-kira sehari atau dua hari setelahnya kalian menganggap itu sebuah pikiran… Continue reading
-
Jurnalistik 2016: Journalism Of Proximity (JOOX)

Tanggal 4,5,dan 6 November 2016, saya mengikuti kegiatan Inaugurasi atau Ta’aruf atau juga Open House Keluarga Jurnalistik. Tanggal 4 November, setelah selesai kuliah kita berangkat malam sekitar jam 9an. Sampai villa di daerah puncak sekitar pukul 11 malam. Setelahnya kita dibagikan kamar dan istirahat. Pagi harinya tanggal 5 November, kita senam di halaman villa. Villa… Continue reading
-
Hujan Kehilangan Matahari
Namanya Hujan… Seorang gadis pemalu yang diam-diam mencintai Matahari. Namun dia tahu.. Hujan dan Matahari tidak dapat berdampingan. Hujan begitu yakin akan ada masa dimana mereka dipertemukan. Berbagi tawa bersama. Bermain bersama. Bahkan berharap dapat hidup bersama. Tapi setelah sekian waktu, Hujan sadar, Matahari bukan untuknya. Matahari tidak mengenalnya. Bahkan Matahari telah menemukan kekasihnya,… Continue reading
-
Perempuan
Perempuan. Dia lemah. Begitu lemah tanpa adanya pegangan. Dia takut. Begitu takut hingga butuh seseorang yang akan menjaganya. Pertanyaannya, siapa yang akan menjaganya? Makin kesini, makin banyak orang-orang yang berani menghancurkannya. Banyak orang yang tak mengenal hati nurani. Memanfaatkan kelemahan mereka untuk sesuatu yang bahkan ia tidak mengerti. Saat ia begitu terpuruk. Siapa yang akan… Continue reading
