Kini Aku Mengerti!

Apa yang kau pikirkan tentang mimpimu yang sekarang dapat tercapai?

Tentu kalian senang dan gembira karena dapat mewujudkan satu dari sekian banyak impian yang duhulu hanya kalian impikan. Aku pun juga. Setelah melihat bucket list yang aku tulis saat duduk di bangku sekolah, aku tersenyum kala salah satu impian dapat terwujud. Walaupun tidak sesempurna apa yang aku ingin, tapi so far, it’s good.

Aku kini mengerti, bahwa bermimpi itu perlu untuk menggerakan tubuh dan semangat. Dahulu, aku begitu menggebu kala ditanya akan ambil jurusan apa saat kuliah, begitu semangat saat menjawab apa yang benar-benar aku inginkan lalu menulisnya. Walaupun dahulu ada sedikit drama saat aku mengubah mimpi yang begitu sempurna itu, tapi aku mengerti. Mereka, orang tuaku, punya alasan yang kini aku mengerti.

Dari sekian banyak orang mungkin yang mengerti hanya satu dua orang. Entah itu cukup buatku walaupun jujur omongan sana-sini kadang mengganggu. Mereka berpikir apa tidak capai? Kenapa langsung pulang? Jujur, menjelaskan ini butuh banyak waktu untuk kalian dengar setiap alasannya. Tapi yang kalian perlu tahu, kini aku mengerti bahwa aku masih di sini karena mereka masih membutuhkanku. Kalian paham?

Awalnya, aku begitu kecewa sampai mengurung diri, namun, kini aku mengerti. Aku mencoba menerima dan melakukan ini dengan baik. Seperti halnya, aku yang memulai maka akupun juga harus menyelesaikannya dengan baik bukan? Lagi-lagi bukan dengan kesempurnaan tapi dengan komitmen untuk terus berusaha.

So, buat kalian yang awalnya bingung, terpaksa, malas dengan apa yang kalian dapatkan percayalah kalian akan menyesal jika terus seperti itu. Selagi bisa, yuk perbaiki dan ubah energy negativ itu menjadi hal yang positiv. Jangan sampai rusak diawal memperngaruhi yang akhir. Semangat teman-teman! Ramadhan masih panjang, yuk bakar lagi semangatnya.

#Day8
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

-13Mei2019



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca