contoh puisi
-
Hanya Berharap
Pada satu waktu di mana kita berbincang Hanya untuk suatu tujuan jelas Bukan untuk hal remeh atau canda Tapi… Aku terkesan Sederhana memang Kamu juga mungkin biasa Hanya aku yang terlalu senang Padahal… seharusnya itu biasa Aku tahu kamu Aku juga tahu dia, orang yang kamu tuju Salahkah aku berharap? Bukan, bukan itu pertanyaanya, tapi…… Continue reading
-
TAKUT
Selalu seperti ini… Disaat aku ingin berbagi dunia… Engkau hadir dan membuatku resah Membuatku khawatir tak beralasan Kadang aku berpikir apakah ini wajar atau tidak? Kadang aku berpikir apakah ini sudah benar atau salah? Tapi… Yang aku tahu, setelahnya… Aku akan merombak Aku akan menutup kembali… Karena pada dasarnya, Aku memang tertutup… Continue reading
-
Tak Lagi Sama
Dulu… begitu senang dan gembira… Bercanda dan tertawa bareng kalian… Walau kurasa kita belum mengetahui arti bahagia sesungguhnya… Namun… satu hal kecil pun kita bisa tertawakan… Dulu… cerita ataupun jalan serunya sama kalian… Dulu… walaupun ada marah-marahnya, kesel-keselnya, tapi semua teratasi Dulu… kalian keluarga… Sampai sekarang pun gitu… Dan akan terus gitu… Namun…… Continue reading
-
Hujan Kehilangan Matahari
Namanya Hujan… Seorang gadis pemalu yang diam-diam mencintai Matahari. Namun dia tahu.. Hujan dan Matahari tidak dapat berdampingan. Hujan begitu yakin akan ada masa dimana mereka dipertemukan. Berbagi tawa bersama. Bermain bersama. Bahkan berharap dapat hidup bersama. Tapi setelah sekian waktu, Hujan sadar, Matahari bukan untuknya. Matahari tidak mengenalnya. Bahkan Matahari telah menemukan kekasihnya,… Continue reading
-
Terbang Bebas
Kadang ada saatnya aku ingin menyerah dengan semua ini Menyerahkan semuanya Pasrah… Tapi.. Bagaimana dengan mimpiku? Aku ingin seperti merpati yang dapat terbang bebas Terbang kemanapun ia ingin terbang Terbang dengan keinginannya sendiri Terbang tanpa tau ada orang yang tidak ingin ia terbang, Aku misalnya.. Aku seperti sebuah bebek yang digiring ke kali saat akan… Continue reading
-
Hujan dan Manusia
Hujan turun dengan derasnya. Membasahi jalanan dan gedung-gedung di seberang sekolah ku. Beberapa anak-anak terlihat bermandi hujan. Mereka masih menggunakan seragam sekolah, ku yakin pasti mereka baru pulang. Sambil tertawa seakan hujan adalah sebuah permen yang turun dari langit dengan gratis. Kulihat jam dinding didepan kelas. Masih lima belas menit lagi. Hujan lebih menarik perhatianku… Continue reading
-
Rindu Hujan. Kapan datang??
Hujan… Senang rasanya saat memasuki bulan-bulan terakhir di setiap tahun. Rindu yang tertanam berbulan-bulan yang lalu sudah ingin menetaskan kerinduannya padamu. Tak sabar rasanya ingin berbagi banyak cerita yang kualami padamu. Lalu pertanyaannya, Kapan Engkau akan datang?? Hujan… Aku sudah tak sabar menunggumu. Tak sabar untuk bermain bersamamu atau melihatmu dari balkon depan kelas. Tapi… Continue reading
