hanya fiksi
-
Fiksi Mini – Terlangkahi
Suara ramai langkah kaki yang tiada henti dan teriakan kecil membangunkan Bina pagi ini. Membuka matanya lalu perlahan mencoba terbiasa dengan sedikit cahaya yang masuk lewat celah kecil persegi yang ada tepat di atas pintu kamarnya. Pintu kamarnya diketuk kembali. Merenggangkan badannya lalu meraih jam weker yang ada di samping tempat tidurnya. Jam 4.15. Masih… Continue reading
-
Hanya Berharap
Pada satu waktu di mana kita berbincang Hanya untuk suatu tujuan jelas Bukan untuk hal remeh atau canda Tapi… Aku terkesan Sederhana memang Kamu juga mungkin biasa Hanya aku yang terlalu senang Padahal… seharusnya itu biasa Aku tahu kamu Aku juga tahu dia, orang yang kamu tuju Salahkah aku berharap? Bukan, bukan itu pertanyaanya, tapi…… Continue reading
