Cerpen
-
Fiksi Mini – Ironi!
Sang surya bersinar pagi ini. Ramah senyumnya membuat tubuh ini menghangat. Pengepak sayap di angkasa bersiul indah. Bersiap memulai hari ini dengan indah. Tama bersiap dengan tas yang menempel erat di punggungnya. Setelah mengunci pintu kamar kosnya dengan rapat dan benar, ia melangkah menjauhi tempat ia tinggal selama kuliah itu. Pagi ini, Tama… Continue reading
-
Fiksi Mini – Terima Kasih!

#ceritaTama is back! Kali ini cerita tentang Tama yang bergabung pada suatu perkumpulan di kampusnya. Suatu ketika Tama ingin sekali ikut sebuah kumpulan entah organisasi atau kepanitiaan tertentu. Ia pun akhirnya mengikuti kriwilclub. Ini semacam perkumpulan orang yang rambutnya kriwil atau ingin punya rambut seperti itu. Jujur saja, sebenarnya rambut Tama tidak kriwil, tapi… Continue reading
-
Fiksi Mini – Menerima / Mengubah?

Pernah tidak kalian merasa kesepian di tengah keramaian yang ada disekitar kalian? Beberapa hari yang lalu teman Tama, Mawar, mengatakan itu padanya. Saat mereka sedang mengobrol dan berbincang tentang sesuatu, Mawar yang dari awal diam saja tidak bergabung pada pembicaraan tiba-tiba menyeletuk, “Kok gue merasa kesepian ya?” Tama dan temannya yang lain lalu memperhatikan Mawar.… Continue reading
-
Fiksi Mini – Cinta Buta

Kalian pernah melihat seorang laki-laki mencintai perempuan dengan begitu bodoh? Tama kembali dibuat bingung. Kini bukan tentang dirinya, tetapi tentang temannya, Bima. Menurut Tama, Bima begitu bodoh hanya karena mencintai seorang wanita. Mencintai memang bukan hal yang salah. Siapa sih yang tidak ingin mencintai? Tapi Tama melihat Bima seperti orang idiot yang mau… Continue reading
-
Fiksi Mini – Warna Pertemanan

Ini masih tentang Tama. Jika kemarin tentang ia yang galau, sekarang tentang dirinya dan temannya. Jika ada pertanyaan, ada berapa teman yang dekat dengan dirinya selepas sekolah atau kuliah? Ia akan menjawab dengan cepat bahwa sedikit. Ia hanya mempunyai satu teman dekat yang masih berhubungan dengannya sejak lulus sekolah menengah atas (SMA). Lalu, teman kuliah… Continue reading
-
Fiksi Mini – Sebuah Mimpi

Semua telah berganti,Sejak kau pergiSemua berubah,Sejak kau tak terlihatMencoba banyak halHanya untuk mengurai rasaNamun, semua tetap samaSeperti terakhir berjumpa Memantau kau dari jauh,Kau yang berjalan dengannyaTak melihatku,Sama seperti dahulu Bertanya pada hati,Mengapa rasa ini tetap sama?Mengapa relung hati tetap berharap?Berharap pada-Nya Disetiap sujudku,Harap akan bertemu kembaliMelepas rindu yang menumpukWalau kau dengan diaBeri aku kesempatan sekali lagi Kan kuucapkan apa… Continue reading
-
Fiksi Mini – Pikir Nara tentang Nikah

Cerita ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf apabila ada nama tokoh, kejadian, tempat kejadian, ataupun waktu kejadian yang sekiranya sama. Karena mungkin, hal-hal seperti ini pernah terjadi kepada seseorang di luar sana. — Pernah gak kalian berpikir tentang suatu hal, tapi setelah itu, ya kira-kira sehari atau dua hari setelahnya kalian menganggap itu sebuah pikiran… Continue reading
