Kata
-
Selesai tanpa Kata, Pergi tanpa Kabar

Aku pernah mencintaimu dengan begitu besar, sampai aku lupa sama hidupku. Bahagia merasakan waktu yang berlalu di antara kita. Tawa bahagia dan ceritamu jadi pengisi hari-hariku. Sehari tanpamu kaya sayur tanpa garam. Hambar. Kau selalu jadi orang pertama yang kucari. Hadirmu jadi salah satu alasanku untuk selalu ada di sini dan nggak menyerah. Dulu ketika… Continue reading
-
Membalas atau Mengalah!
Gimana sih rasanya bebas berekspresi?Gimana caranya biar bisa ngelawan lewat kata?Kadang aku berandai-andai,Gimasa rasanya bisa membalas orang dengan mulut sendiri Terlalu lama diam, bikin semua jadi makin bebasBebas mencela, bebas menyebar narasi tanpa konfirmasiAnak panah yang orang lain lepaskanMalah jadi suasana mencekam buat diri sendiri Padahal, aku diam?Kenapa sekarang jadi semua salahkuKenapa sekarang jadi terlihat… Continue reading
-
Bukan Lagi Masanya
Kulangkahkan kaki menuju pintuBerniat mencoba sekali saja untuk menyapaTapi yang kutemukan bukan wajahnya,Melainkan sepatu yang tertinggal Apa aku terlena?Berharap apa yang aku tunggu datangPadahal ia hanya ingin bermainSeperti anak kecil yang bebas Tapi aku bukan anak kecilAku nggak bisa lagi diajak bermain seperti duluRagaku terlalu capekHatiku terlalu lelah untuk sekadar bermain Kapan ia sadar, kalau… Continue reading
-
Pergi Terlalu Jauh
Tahun lalu, kamu pergi terlalu jauhMenjauh pergi tanpa batasSemua kamu tabrakBahkan aku yang memberi isyarat, tak mampu kau pahami Ku lihat kau bahagia,Tapi bahagiamu membuatku sedihKau pergi terlalu jauhTerlalu jauh dari jangkauanTerlalu jauh dari rumahku Seharusnya rumahku ini jadi tempatmu kembaliKamu terlalu asik dengan perjalananmu sampai lupaAda aku yang menunggumu kembaliKamu… pergi terlalu jauh Tapi… Continue reading
-
Rasa yang Berbeda
Kamu tau apa yg lucu? Berada di sini tapi dengan suasana yang berbeda. Rasanya seperti bukan seperti ini, bukan yang ini yang aku cari. Bukan seperti ini yang ku ingin. Aku hampir pada titik akhir dengan semuanya. Keseruan ini nyatanya cuma di awal. Berada di pertemuan awal-awal yang membuatku penasaran. Memang ya, semua memang tak… Continue reading
-
Tentang Penerimaan Terbaik
Bulatan gelembung menemani hari-hariku di sini. Entah muncul dari mana bulatan abu ini menghiasi mimpi malamku belakangan ini. Ia bahkan menutupi pelangi cerah yang telah menemaniku hampir dua tahun ini. Maju maka akan meledakkan gelembung dan menghancurkan lukisan yg aku buat sejak lama. Lukisan cerita yang inginku perlihatkan padamu. Mundurpun mereka tetap akan membasahi tempatku… Continue reading
-
Tentang Kenangan Indah
Terpikir hampir genap dua tahun lalu kita dekat. Aku yang mencoba mencari tahu tentangmu, kamu yang hadir saat masa terpurukku. Kamu datang bagai air hujan yang memberi jalan temu untukku. Aku yang saat itu jatuh, terlena oleh keadaan, dihempaskan oleh kenyataan, digariskan untuk bertemu denganmu. Di malam-malam penuh kegelisahan, kau hadir. Menemani dan memelukku dengan… Continue reading
