Suara sepatu yang diseret dengan ritme cepat melewatiku. Ku kira ia akan lantas pergi. Ternyata dia berbalik dan menunduk. Melihatku yang berada di bawah. Mengerutkan kening bingung ia bergumam pelan membaca sebuah nama yang tercetak jelas di tubuhku. Lalu, entah dorongan dari mana, ia mengangkatku dan kembali bergumam dengan tatapan mengingat. Mungkin memikirkan seseorang.
Suara lain masuk, memanggil sebuah nama. Orang yang mengangkatku menoleh, lantas memasukkan diriku cepat ke dalam saku celananya. Di situlah aku berada selama beberapa hari. Lantas ketika ia kembali mengeluarkanku, ia lalu meninggalkanku begitu saja di sebuah meja dengan banyak barang berserakan.
Aku tak tahu ini di mana, ini… bukan tempatku tinggal. Meja ini juga tak serapih biasanya. Ruangan ini juga gelap dengan barang-barang yang didominasi warna hitam, aku tak suka. Kenapa aku bisa di sini? Di mana perempuan berambut sebahu yang sekitar jam ini masih bermalas-malasan. Lalu… kenapa yang kutemui hanya seorang pemuda yang nampak rapi siap berangkat kerja?
—
-14Agustus2021

Tinggalkan Balasan