Mencoba Berharap

Seperti berlari jauh padahal nggak ke mana-mana. Seperti diburu oleh waktu padahal nggak ada yang harus diprioritaskan. Seperti dibangunkan tiba-tiba dari tidur panjang padahal nggak selama itu tidurnya. Entah bagaimana mendeskripsikan semua perasaanku belakangan ini. Terasa waktu berjalan begitu cepat, sampai aku nggak tau harus berekspresi. Bingung dan aneh mungkin jadi teman yang menemani kata nggak tau itu.

Banyak yang dipikirkan tapi nggak diberi kesempatan untuk berpikir lebih jauh. Semua cepat sampai rasanya, aku yang biasa berpikir jauh dan matang untuk sebuah keputusan, aku takut. Bagaimana jika semuanya salah? Meraba-raba untuk menemukan yang terbaik, nyatanya aku tetap merasa janggal.

Terkadang manusia merasa aneh bukan karena keadaan yang tiba-tiba berubah, tapi karena hal yang tak biasa, waktu yang nggak biasa atau… perasaan yang nggak biasa. Semuanya jadi salah dua alasan yang dipikirkan sampai bingung untuk dijelaskan. Hati-hati jadi siasat paling mudah untuk dilakukan agar tak jatuh. Karena lebih baik berhati-hati daripada mengobatikan?

Mencoba menerka perasaan sendiri untuk membuat semuanya berjalan sesuai jalur. Hanya berharap untuk beberapa saat kedepan, semua dapat terkendali. Bisa apa selain berharap? Ahh… maksudku berusaha agar semua berada di jalur yang pas juga bisa kamu pikirkan. Kalau kata Nara, ya jangan dipikirin aja! I know, I will trying my best to keep you in here!

-15Agustus2021



Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca