fiksi mini random
-
Fiksi Mini – Akhirnya Bom itu Meledak!
Alunan pemberitahuan kereta dan elusan angin menyapaku kala pintu kereta yang kunaiki terbuka. Mataku langsung menyipit dan mengangkat tangan menghalau cahaya matahari yang cerah pagi ini. Tampaknya matahari pun bersahabat denganku yang kali ini memulai hari dengan mood yang jatuh. Senin. Hari yang mungkin paling dibenci banyak orang. Termasuk aku. Kekesalanku pun meningkat mengingat apa… Continue reading
-
Fiksi Mini – Jatuh lalu Pindah
Suara sepatu yang diseret dengan ritme cepat melewatiku. Ku kira ia akan lantas pergi. Ternyata dia berbalik dan menunduk. Melihatku yang berada di bawah. Mengerutkan kening bingung ia bergumam pelan membaca sebuah nama yang tercetak jelas di tubuhku. Lalu, entah dorongan dari mana, ia mengangkatku dan kembali bergumam dengan tatapan mengingat. Mungkin memikirkan seseorang.… Continue reading
