Hal yang Membingungkan (Rasa Takut)

Perintah untuk tinggal di rumah aja karena wabah Covid-19 baru terjadi selama seminggu. Untuk mengurangi resiko penyebaran dibuatlah sebuah anjuran untuk tetap di rumah dan menghindari keramaian atau kegiatan yang terdapat banyak orang. Namun, ini sedikit tak berlaku untukku. Nyatanya, udah hampir tiga minggu aku di rumah aja. Lepas keadaan yang tak terkendali awal bulan ini semua jadi terasa sulit. Impasnya, rasa takutku malah makin besar.

Kalau kata teman saat aku cerita, ia bilang ini hanya karena kurangnya kepercayaan diri. Lebih dari kepercayaan diri aku malah menganggap ini bentuk dari rasa takut yang sudah terlalu jauh. Bahkan untuk sesuatu yang belum tentu terjadi aku sudah khawatir, cemas dan takut. Sejujurnya bingung dengan keadaan diri sendiri. Di sisi lain memasukkan energy positif namun sisi lainnya yang negatif lebih mendominasi.

Memasukkan motivasi, nasihat, atau kata-kata yang menyemangati, tapi saat energi positif masuk, aku menjadi bingung harus melakukan apa karena takut. Takut salah, takut gagal lagi, takut ditolak.  Efeknya, di rumah bahkan nggak mengerjakan apapun. Padahal udah buat target semester ini harus sempro 🙁

Marah sama diri sendiri. Kesal bahkan. Namun, aku juga nggak tau harus apa. Semua berulang, malam sebelum tidur di saat sudah tidak pegang gawai semua terasa menusuk pikiran, lalu membuat rencana. Esok paginya hilang karena ketidaktahuan. Capek tapi belum waktunya nyerahkan?

“Buat kamu, iya kamu, Mega, aku tau ini berat. Rasa takut, rasa selalu salah, dan perasaan buruk lainnya yang sudah kamu dapat di kejadian lampau mungkin menguat saat ini. Membuatmu mungkin kesal pada dirimu sendiri. Membuatmu bingung harus apa tanpa perlu merasa takut salah, takut gagal, takut ditolak. Aku juga nggak tau mau kasih nasihat apa karena aku juga dalam kondisi yang sama. Tapi yang mau aku kasih tau ke kamu, semua ini, semua yang kamu takutkan bukan hal yang perlu ditakutkan, bukan hal yang perlu dicemaskan, kan? Katanya kita harus coba biar tau hasil akhirnya. Kamu juga sudah mencoba kan?

Gagal sekali bukan berarti duniamu berhenti. Masih ada kesempatan lain untuk mencoba jadi lebih baik. Anggap aja kegagalan kemarin sebagai pelajaran. Pelajaran bahwa semua hal yang kita inginkan akan tercapai dengan mudah. Ingat! Kamu percaya kalau usaha tidak akan menghianati hasil, kan? Kalau kamu gagal sekarang, berarti ada yang salah dalam usahamu. Entah apa, yuk koreksi dan ikhlaskan diri bahwa jalan kamu mungkin nggak semudah yang lain.

Oh ya, kamu juga nggak perlu pusing sama orang lain, ledekan orang lain, perkataan orang lain, tatapan orang lain, fokus ke dirimu sendiri yuk. Karena saat ini yang berperang kamu dan tanggung jawabmu, bukan kamu dengan mereka. Lagi pula, setiap orang akan punya harinya sendiri kan? Kamu juga akan temui harimu nanti. Setelah kamu bangkit dan coba alternatif lain. Semangat Mega. InsyaAllah, pengalaman jatuh bangun ini akan menguatkanmu nantinya.”

-23Mar2020



One response to “Hal yang Membingungkan (Rasa Takut)”

  1. Semangat!

    Kalau saya biasanya pas mau tidur berencana besoknya bakal nulis cerpen untuk lomba, tapi suka hilang ide. Buntu. Dan saya sadar, ide itu muncul di tempat kerja, di tempat yang sering kita lewati; kita kunjungi. Jadi, semua ini betul” melumpuhkan apapun.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca