puisi beda

  • Hanya karena Tak Biasa

    Angin meniupkan suhu dingin, menyapa permukaan kulitku yang tak tertutupi. Menusuk dengan pelan menembus jaringan epidermis mengusik relung hatiku. Semakin lama mersik itu menggusarkan emosiku. Aku masih membeku, membiarkan rasa nyeri ini semakin dalam. Mendiamkan segala bentuk anak panah yang menghujam emosiku. Aku… hanya tak tau caranya membalas. Aku… hanya tak tau bagaimana caranya membela.… Continue reading

  • Tak Lagi Sama

    Dulu… begitu senang dan gembira… Bercanda dan tertawa bareng kalian… Walau kurasa kita belum mengetahui arti bahagia sesungguhnya… Namun… satu hal kecil pun kita bisa tertawakan…   Dulu… cerita ataupun jalan serunya sama kalian… Dulu… walaupun ada marah-marahnya, kesel-keselnya, tapi semua teratasi Dulu… kalian keluarga… Sampai sekarang pun gitu… Dan akan terus gitu…   Namun…… Continue reading