“Lagi mikir apa lu?”
“Gue lagi memaknai satu hal.”
“Apatuh?”
“Gue pernah denger, kita harus mikir yang baik-baik katanya biar hasilnya baik.”
“Oke terus? Maknanya di mana?”
“Nah ini, gue mau percaya sama pikiran gue dan mulai semua lebih awal. Nggak kaya tahun lalu. Gue pikir, ketika kita mulai lebih awal, berarti harusnya kita bisa lebih siap, kan?
” Wah bener juga. Apa gue juga ikutan mulai dari sekarang ya?”
“Yuk belajar bareng!”
Ya namanya juga hidup ya, sis. Pengennya yang pasti-pasti aja. Lolos satu, baru belajar buat yang kedua. Tapi… kan belajar nggak bisa instan. Masak nasi instan aja juga perlu nunggu. Apalagi buat masa depan gini. Jadi, berbeda dari tahun lalu, aku memilih buat memulai lebih awal biar hasilnya lebih baik dari tahun kemarin.
Memulai lebih awal nggak hanya gitu aja, tapi juga dibarengi oleh konsisten yang pasti. Percuma juga melalukan dari awal kalau tidak konsisten. Apa bedanya dengan yang belajar saat dekat deadline, bahkan malah lebih ampuh yg serius banget pas dekat deadline.
Lagi pula, nggak ada salahnya memulai dari awal. Aku bakal lebih siap dengan segala rintangan yang ada. Kalaupun gagal, setidaknya sudah pernah berjuang.
So, kali ini aku ingin kembali percaya pada diri sendiri dan menyerahkan sepenuhnya pada Allah. Aku akan berusaha sekuat tenaga, tapi pada akhirnya semua ada karena kehendak-Nya.
—
–27Okt2024

Tinggalkan Balasan