Terbawa Angin

Seperti matahari yang pergi perlahan saat senja tiba, eksitensimu perlahan pudar.
Seiring kepergianku dari bangku sekolah ini, hilang sedikit demi sedikit.
Hari-hari terasa sedu.
Langkah yang kuambil nampaknya membawamu pergi jauh.
Harap seperti selalu, tapi… renggang.
Jarak, waktu, kesempatan… tak lagi bersua.
Hilangmu mencemaskan.
Saat hari bahagiaku tiba…
Yang kutunggu tak hadir,
Rupanya pembawa ceria di bangku sekolah tak nampak
Rumit, tak terpikir, salahku apa
Tapi… kau hilang
Titik ini, hanya harap yang dapat diucap.
Semua… untuk semua yang dilalui, untuk semua yang akan dijadikan, kau tak pergi lalu hilang.
Tapi, jika kau terlampau jauh pergi,
Bawa dia kembali di sini,
Untukku

-28Agustus2021


Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca