Rasa Sesak!

Seketika nafas terasa sesak. Padahal tidak dalam suasana angkutan umum yang penuh, bukan setelah selesai olahraga, bukan juga lagi mau wawancara kerja. Tapi, suasana ini, begitu menyesakkan. Setelah lama tak merasa hal ini, minggu ini kembali diberi rasa seperti dulu. Semua omongan, perlakuan dia membuatku mengingat-ingat apa yang aku lakukan dulu.

Bukan mau mengungkit, namun, nyatanya memang ketika rasa ini hadir, kejadian masa lalu terasa menyeruak keluar. Terlintas, apa aku memang harus merasakan ini lagi? Perasaan menyesakkan ini?

Ketika kepala berdenyut, sakit tak terkira. Dia, mereka tak peduli. Aku seperti harus berdiri sendiri dalam ruang gelap nan sepi. Berjuang sendiri, padahal ada dia, ada mereka. Lelah kalau harus sedih bahkan nangis karena hal ini, tapi, beban rasa begitu menyesakkan jika tak dikeluarkan. Daripada amarah, bukankah lebih baik aku menangis sendiri dalam ruang tak terlihat?

Dia begitu mengasihi mereka, tapi kenapa padaku tidak? Apa tidak ada perasaan mengasihi ke padaku?

Perlakuan itu membuat berpikir hal mengerikan. Apakah aku harus pergi untuk selamanya hanya untuk melihat mereka mengasihiku?

-1Nov2019



2 responses to “Rasa Sesak!”

  1. sesak? minum napacin!

    1. gk jelas emng

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca