Di Indonesia, media online memang sedang jaya-jayanya. Setelah tumbangnya beberapa media cetak yang beralih ke media online, membuat media online kian dicari. Para pelaku bisnis pun tak mau ketinggalan. Dengan peluang yang menjanjikan membuat kesempatan untuk dapat meraih untung yang besar pun tercapai. Oleh karena itu, media online pun mendapatkan pendapatan dari pengiklan tersebut.
Pada umumnya, model bisnis media online memiliki konsep monetizing dari dua sumber pendapatan utama yaitu: sisi pengiklan (advertiser) dan sisi pembaca (reader atau user). Dari berberapa media online yang ada di Indonesia, setidaknya ada lima model bisnis media online di Indonesia, yaitu:
- Display Ad
Model bisnis media online ini merupakan yang sering dipakai di Indonesia. Tetapi, untuk model ini para pengiklan hanya akan memilih website yang traffic-nya tinggi. Bila sebuah traffic website tinggi maka itu juga membuat lebih banyak orang yang dapat melihat iklan yang ada di website tersebut. Keuntungan yang didapat pun diharapkan lebih besar.
Untuk membuat website dipilih oleh pengiklan, Anda harus membuat website yang menarik untuk dikunjungi dan akhirnya membuat traffic website Anda pun menanjak naik. Biasanya model bisnis ini berupa banner dengan ukuran tertentu yang nantinya akan dipasang pada tampilan website. Jika pemilik website atau media online tersebut sudah mengembangkan websitenya ke mobile maka dinamakan mobile ad.
Google Adsense juga termasuk dalam model bisnis ini. Hampir semua media online menggunakan model bisnisnya seperti, Dream.
- Content Creation
Content Creation merupakan model bisnis yang lebih variasi. Sesuai namanya model bisnis ini menggunakan isi atau konten sebagai penyajiannya. Melalui model ini pesan-pesan atau iklan itu disampaikan melalui tulisan ataupun audio visual di dalam sebuah website. Biasanya dalam hal ini, ada sebuah bagian di mana tugasnya adalah menuliskan secara halus pesan atau iklan yang diminta oleh pengiklan. Jenis content yang ada pada bisnis ini sendiri bisa berupa sponsored post, video based content, newsletter, dan content marketing. Media online yang mengutamakan model bisnis ini antara lain Kompas, MalesBanget, dan Hipwee.
- Community Engagement
Model bisnis ini dapat diterapkan ketika website Anda telah memiliki pengguna, pembaca ataupun komunitas yang solid. Setelah itu, barulah para pengiklan dapat mendanai kegiatan komunitas Anda baik yang bersifat online maupun offline. Bentuk iklan tersebut dapat berupa event sponsorship, forum sponsorhip, dan/atau online activation yang disampaikan lewat spanduk, swag, poster, atau material cetak lainnya dengan menampilkan logo atau slogan dari iklan tersebut. Daily Social dan Female Daily merupakan media online yang menerapkan model bisnis ini.
- Community Insight
Model bisnis ini tak jauh berbeda dari Model bisnis sebelumnya, yaitu Community Engagement. Namun, untuk Community Insight, pengiklan menggunakan komunitas dari media online tersebut untuk dijadikan obyek research (brand and competitor research) dan/atau objek survey (consumer survey). Untuk beberapa kepentingan marketing, biasanya beberapa anggota dari komunitas tersebut dikumpulkan secara langsung atau offline agar survey dapat terfokus dengan konsep focus discussion group.
- Premium Content Subscription
Model bisnis di media online yang terakhir ini merupakan model bisnis yang jarang digunakan. Alasannya karena para pembaca akan dikenakan biaya untuk dapat melihat atau membaca isi konten yang ada di media online tersebut. Karena kebanyakan masyarakat Indonesia lebih tertarik kepada sesuatu yang bersifat gratis, maka model bisnis ini jarang diterapkan karena melihat keuntungannya yang sedikit.
Itulah kelima model bisnis media online di Indonesia. Anda bisa memilih model apa yang sekiranya cocok untuk usaha yang sedang Anda jalani. Model bisnis di atas bukan satu-satunya yang menentukan keberhasilan Anda, tetapi juga dapat dengan menggunakan user generated content yang mana Anda melibatkan komunitas untuk pembuatan konten untuk menipiskan biaya pembuatan konten oleh tim internal redaksi.
sumber:


Tinggalkan Balasan