Bunglon

Kamu tau bunglon?
Hewan yang dapat merubah warna kulitnya. Seperti kamu. Iya kamu.

Aku tak paham dengan keadaan ini. Dua bulan lalu kamu mudah dijangkau. Sebulan yang lalu kamu begitu jauh bahkan seperti orang asing buat ku. Sekarang tiba-tiba kamu datang kembali. Perasaanku seperti mainan buatmu. Diterbangkan, lalu dijatuhkan. Berulang kali seperti itu. Tapi, aku tak jera. Tetap menyambut kala kamu datang.

Tapi perasaan ini berubah. Kamu tidak tau kan tentang itu? Aku menyambutmu kembali bukan seperti dahulu penuh suka tapi kini hanya beralasan seorang teman yang lama tak bersua. Kamu sadar itu?

Semua memang harus kembali pada jalannya. Kamu mungkin menganggapku sebagai selingan di antara semua prioritasmu. Maka akupun sama. Menganggapmu sebagai bagian kecil yang ada dan tiada. Jangan marah ya. Aku saja tidak marah dibuat linglung olehmu. Kita sama-sama sadar bahwa kita dekat bukan bagian penting tapi hanya sebagian kecil. Kita impas ya. Jadi, aku harap kamupun sadar.

Sadar untuk tidak memberi harapan terlalu dalam padaku!

#Day12
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

-17Mei2019



2 responses to “Bunglon”

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca